Doa Sebelum Renungan
Tuhan sumber kekuatan hidupku, kuserahkan badan dan jiwaku kepada-Mu. Semoga hari ini aku dapat bersikap dan berbuat baik seturut kehendak-Mu. Jangan biarkan aku melakukan yang jahat. Utuslah Roh Kudus-Mu untuk membimbing langkah hidupku. Tuhan, Engkaulah kekuatan hidupku selama-lamanya. Amin
Renungan hari ini
Bahan: Lukas 12:54-59
Para Sahabatku yang terkasih..
Hati nurani menjadi “alarm”yang baik untuk menilal apakah tindakan yang kita lakukan itu benar atau tidak. Hati nurani, akan terus-menerus memberi “alarm” agar hidup seseorang tetap dalam kebenaran. Sayangnya, kita sendiri yang mematikan alarm tersebut, sehingga lambat laun, kita tidak bisa lagi merasakan tanda-tanda tersebut. ltulah yang dikecam oleh Yesus ketika la berbicara kepada orang banyak, “Hal orang-orang munafik, kalian tahu menilai gelagat bumi dan langit, tetapi mengapa tidak dapat menilal zaman ini?” Yesus mengingatkan karena mereka tidak bisa menangkap tanda-tanda kehadiran mesias dalam Diri-Nya.
Para Sahabatku yang terkasih...
Dalam bahasa yang sama mungkin Yesus juga bertanya kepada kita, “Mengapa kamu pandai membaca tanda-tanda yang ada dalam diri orang lain, tetapi tidak pandai membaca tanda-tanda yang kuberikan dalam hati nuranimu? Ini suatu pertanyaan yang menggugah kesadaran untuk lebih mengenal tanda-tanda dalam hati nurani kita.
Kita yang hidup pada masa kini tidak lagi secara langsung melihat karya Yesus. Tetapi semua kisah itu dapat kita “lihat” melalui kesaksian Alkitab. Melalui Alkitab pula kita melihat bagaimana Tuhan menyatakan diri dan kebenaran-Nya. Maka setiap kita bertanggung jawab untuk memutuskan sikap kita pada Dia. Karena itu, belajarlah firman Tuhan dengan seksama. Niscaya Roh Kudus akan mengajar kita hingga sampai pada kesimpulan dan keputusan yang benar. Amin