Doa sebelum renungan
Allah Bapa kami sumber belas kasih, semoga kami bertobat berkat sabda-Mu dan Kaubimbing mengikuti jejak Putra-Mu. Limpahilah kami kiranya belas kasih-Mu yang sepenuhnya ada pada-Mu. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami. Amin
Renungan hari ini
Bahan: Lukas 13:1-9
Para Sahabatku yang terkasih..
Tidak jarang kita begitu peduli untuk mengurusi hidup orang lain. Dalam setiap peristiwa yang dialami seseorang, selalu ada saja komentar yang muncul. Yang biasanya tidak pernah absen adalah komentar miring atau negatif. Entah orang mengalami keberhasilan atau kegagalan, kegembiraan atau kesedihan, ada saja komentar negatif yang dilontarkan. Yesus mengkritik kebiasaan buruk tersebut dan mengingatkan “jikalau kamu tidak bertobat, kamu akan binasa dengan cara demikian”.
Para Sahabatku yang terkasih..
Setiap orang bertanggung jawab atas perkembangan dirinya, bagaikan pohon ara dalam perumpamaan Yesus. Ada saatnya setiap pohon dinanti buahnya dan dinilai berdasarkan perkembangan apa yang sudah dihasilkan. Ketika orang hanya sibuk mengurusi hidup orang lain, bagaimana ia bisa punya waktu untuk perkembangan dirinya? St. Paulus juga mengingatkan bahwa setiap pribadi hendaknya bertumbuh ke arah Kristus dan berpusat pada-Nya. Di dalam Kristus kita bisa mencapai kesatuan iman, pengetahuan yang benar, dan kedewasaan sehingga tidak mudah diombang-ambingkan oleh zaman dan segala kesulitan. Kiranya itulah situasi pohon yang baik dan berbuah. Amin